Edisi Hidroponik: Kenapa Daun Sawi Hidroponik Menguning?

Tanaman yang ditumbuhkan melalui sistem hidroponik sangat peka dan responsif terhadap defisiensi unsur hara. Sayuran sawi-sawian seperti caisim dan pakcoy yang ditanam hidroponik membutuhkan rasio nutrisi atau unsur hara yang tepat agar dapat tumbuh dengan baik dan hasil panen yang melimpah. Selama siklus hidupnya, setiap tanaman membutuhkan jumlah nutrisi yang berbeda beda, Untuk mengetahui takaran nutrisi yange tepat untuk berbagai jenis sayuran hidroponik dapat anda simak artikel di Daftar Dosis Nutrisi Hidroponik dan Cara menghitung PPM.

Berkebun secara hidroponik tidak menggunakan tanah, tapi menggunakan media yang inert dan steril. Artinya tanaman hidroponik harus mengambil nutrisi dari luar media yang dalam hal ini melalui larutan hara berupa garam garam mineral yang disebut larutan AB Mix. Garam-garam mineral ini tidak perlu diubah ke dalam bentuk ion seperti pada tanah karena sudah dalam bentuk kation dan anion yang siap diserap tanaman.
caisim, pakcoy
Sawi caisim hidroponik menguning, foto Ceria Hydrofarm -Palembang
Namun adakalanya tanaman hidroponik mengalami gejala menguning, gejala ini disebut defisiensi hara atau kekurangan nutrisi. Menguningnya daun tanaman disebabkan karena pemberian nutrisi AB Mix yang salah atau tidak sesuai dengan takaran yang direkomendasikan. Untuk informasi lebih lanjut, dibawah ini telah kami uraikan beberapa alasan yang menyebabkan daun tanaman hidroponik menguning.

Ciri-ciri dan Gejala Penyebab Sawi (Caisim, Pakcoy) Hidroponik Kekurangan Salah Satu Unsur Hara

Defisiensi Nitrogen (N)

hidroponik defisiensi unsur hara
Gejala awal tanaman
kekurangan nutrisi
Tanaman sawi membutuhkan nitrogen dalam jumlah besar untuk menyokong pertumbuhannya. Unsur N sangat penting untuk pertumbuhan daun, batang, akar dan tunas. Kekurangan unsur N akan menyebabkan daun mulai menguning secara total dan pertumbuhan tanaman terhambat (kerdil). Jika tanaman hidroponik mengalami defisiensi nitrogen maka bagian dasar daun mula-mula warnanya akan memudar kemudian diikuti dengan menguningnya seluruh permukaan daun.

Defisiensi Zinc (Zn)

Unsur zinc atau seng merupakan unsur hara mikro penting tanaman yang tidak dapat digantikan oleh unsur lain (esensial). Zn hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil namun harus ada di dalam tanaman. Meskipun dalam jumlah yang sedikit, tanaman sawi yang kekurangan zinc akan dengan cepat menunjukkan gejala daun menguning dengan ciri daun lebih tipis. Pembuluh vena daun juga akan berwarna kuning dan bentuknya akan lebih menonjol keluar dari permukaan daun.

Defisiensi Magnesium (Mg)

Kekurangan magnesium pada tanaman sawi hidroponik akan menyebabkan daun menjadi kuning tidak merata. Ciri khas dari kekurangan Mg yakni tangkai daun menjadi lebah dan mudah gugur. Pada beberapa kasus, kekurangan Mg hanya menyebabkan daun menguning pada ujung daun dan bercak kuning tau coklat pada daerah sekitar tulang daun dan pembuluh daun. Kerena sebagai penyusun klorofil, defisiensi magnesium akan menyebabkan daun sawi tidak mampu berfotosintesis untuk menghasilkan energi untuk tumbuh. Lama-kelamaan sawi hidroponik yang kekurangan Mg akan menjadi layu. Jika situasi ini tidak dapat dikoreksi, maka tanaman akan mati dan menyebabkan kegagalan panen.
Ciri tanaman kekurangn
Besi (Fe)

Defisiensi Besi (Fe)

Tanaman sawi hidroponik membutuhkan zat besi untuk mendukung pembentukan klorofil yang penting untuk kelangsungan fotosintesisi. Sama seperti Zn, unsur besi tidak diperlukan oleh tanaman dalam jumlah besar, namun tanpanya daun sawi akan menguning dan mati. Meskipun kekurangan besi gejala kuningnya nampak terlihat seperti kekurangan zinc dan nitrogen, tetapi urat-urat dan tulang daun tetap hijau.

Pengaruh pH Terhadap Gejala Daun Menguning

Selain unsur hara di atas, daun menguning juga disebabkan oleh pH yang tidak sesuai. Nilai pH optimal untuk tanaman sawi hidroponik yakni antara 6.5-7.0. Nilai pH di atas atau di bawah rentang tersebut akan menyebabkan penyerapan berbagai jenis unsur hara pada akar akan terhambat.

Mencegah Tanaman Hidroponik Menguning

Daun menguning pada tanaman sawi hidroponik dapat dicegah dengan mengambil beberapa langkah sederhana. Tips dari kami yakni selalu gunakan dosis ppm atau EC yang sesuai terhadap jenis tanaman tertentu, misalnya pada sawi yakni 900-1200 ppm dan tidak boleh memberikan dosis nutrisi di bawah angka tersebut. Pastikan bahwa AB Mix yang dipakai mencakup semua unsur makro dan mikro yang sesuai standar agar tanaman tidak mengalami defisiensi hara. Selalu menjaga nilai pH nutrisi antara 6.5-7.0 dan ganti serta bersihkan sepenuhnya air dalam tandon secara teratur sambil membersihkan modul hidroponik setelah setiap maksimum 3 kali panen.

Sekian artikel yang berjudul Mengapa Daun Sawi Berubah Menjadi Kuning?. Semoga bermanfaat untuk rekan-rekan sesama petani hidroponik di Indonesia. Salam urban farming.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Edisi Hidroponik: Kenapa Daun Sawi Hidroponik Menguning?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel