15 Ide Bisnis di Bidang Pertanian Untuk Millenial

Peluang Usaha Pertanian, Perikanan dan Peternakan untuk Anak Muda - Tahukah kamu bahwa bisnis start-up pertanian merupakan bisnis yang paling menggiurkan di dunia Terlepas dari aggapan bahwa pertanian identik dengan kemisskinan dan kotor, bisnis di bidang pertanian jika digeluti dengan serius dan inovasi dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Peningkatan jumah penduduk dan semakin sempitnya lahan pertanian merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh kaum millenial atau generasi muda pada saat ini untuk menemukan cara terbaik untuk membangun sistem pertanian yang terinovasi.

Menurut laporan HKTI, terdapat lebih dari 60% petani yang sudah berumur >45 tahun, sisanya sudah akan memasuki usia senja dan tidak lebih dari 15 persen yang berumur dibawah 30 tahun. Artinya sejak era revolusi hujau, regenasi terhadap petani berjalan lambat dan minat anak-anak mudah untuk menjadi petani selalu menurun seiring perkembangan zaman. Namun saat ini, masih ada anak-anak muda yang tetap peduli dengan pertanian dan mendirikan bisnis start up untuk membangun pertanian Indonesia. Contoh start up pertanian yang sedang berkembang saat ini yaitu iGrow, IWAK, Crowde, PanenID, Pandawa Wangi, TaniHUB dan Limakilo.

startup
Petani millenials

Peluang Bisnis Pertanian Menguntungkan Untuk Generasi Muda

Bisnis pertanian dapat dimulai sendiri dengan atau tanpa belajar, jika bisnis sudah berjalan seiring waktu kamu akan memiliki pengetahuan dengan sendirinya melalui pengalaman. kamu tidak perlu gelar sarjana pertanian untuk memulai bisnis agraris ini, tapi kamu mungkin perlu meluangkan waktu untuk mempelajari tentang seluk-beluk bisnis. Jadi tanpa membuang-buang waktu kamu, artikel ini akan menyoroti secara terperinci mengenai beberapa ide dan peluang bisnis yang menguntungkan yang dapat kamu lakukan baik di kota atau di desa sekalipun.

1. Menjadi petani kota (urban farmer) dengan berhidroponik

Berkebun sayuran hidroponik
Hidroponik merupakan salah satu solusi terhadap lahan pertanian yang sempit di kota. Peluang bisnis hidroponik sangat menjanjikan mengingat saat ini tren hidup sehat semakin meningkat. Berkebun secara hidroponik juga tidak membutuhkan perawatan yang intens, tanpa mencangkul dan tanpa berkeringat. Baca: Tips Berkebun Hidroponik Skala Bisnis


2. Menjual buah potong (fresh cut)

milenials
Bisnis buah potong
Tidak diragukan lagi, menjual buah potong merupakan bisnis yang menjanjikan dan masih sedikit pengusaha yang bermain di sektor ini. Dengan sedikit inovasi tampilan menarik dan menjaga kualitas produk, kamu dapat menghasilkan uang dalam bisnis ini karena banyak orang yang tinggal di perkotaan membutuhkan makanan yang serba instan tanpa perlu repot mengupas kulit buah. Kamu juga bisa menyajikan buah-buahan segar dalam bentuk dingin atau diblender menjadi jus sehat.

4. Retail Bahan Kebutuhan Pokok atau Layanan Grosir Online

Di era yang sibuk dan serba canggih ini jasa layanan online untuk kenyamanan telah menjadi peluang bisnis yang nyata. Bahan makanan seperti beras, bumbu dapur, sayuran, minyak, sayur hingga buah bisa kamu jual dalam bentuk kemasan keluarga dan dipasarkan online ke kompleks perumahan.

Caranya belilah bahan kebutuhan pokok tersebut di pasar grosir sehingga didapatkan harga yang murah. Bersihkan bahan yang akan dijual dan kemas dengan bentuk yang menarik dan rapi dalam porsi tertentu, lalu jual langsung kepada konsumen akhir melalui layanan pesan antar. Faktanya banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk berbelanja ke pasar, dengan adanya layanan pesan antar melalui online atau panggilan telepon maka bahan kebutuhan dapat segera meluncur langsung ke rumah pemesan.

5. Budidaya Ikan

Seiring pertumbuhan penduduk dan permintaan konsumen sampai saat ini cukup banyak orang yang mendapat untung dari budidaya ikan karena kebutuhan protein masih jauh untuk memenuhi pasokan yang tersedia. Lauk berprotein yang selalu menjadi pemenang di negara berkembang seperti di Indonesia adalah ikan. Budidaya merupakan adalah bisnis yang menjanjikan, selain untuk dijual langsung ke pasar ikan hasil budidaya juga dapat diolah dan dikemas untuk pasar ritel/supermarket. Jenis ikan yang nilai jualnya menguntungkan yaitu ikan lele, nila, gurame, patin dan udang.

6. Menjual Tanaman Hias

Toko anggrek
Bisnis tanaman hias dapat dilakukan di teras rumah. Beberapa jenis tanaman hias yang sangat laku di pasaran yakni tanaman bunga anggrek dan petunia. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk berbisnis, kamu sudah satu langkah untuk membuat outlet tanaman hias yang lebih besar. Tanaman hias sangat digemari karena merupakan bahan untuk membuat landscape dan menciptakan suasana rumah, kebun dan untuk kantor yang indah. 

7. Beternak Unggas

Bisnis beternak unggas cukup menjanjikan dan tidak memerlukan perawatan ekstra. Saat ini, teknologi peternakan sudah semakin baik dengan adanya penerapan mikroba pada kandang. Jika selama ini beternak unggas seperti ayam dan bebek identik dengan bau kotoran, namun denganadanya teknologi mikroba akan membuatnya bebas dari bau dan ungas lebih sehat. Sama seperti budidaya ikan, bisnis unggas sangat menggiurkan mengingat perminataan protein khususnya di perkotaan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

8. Bertani Jamur

anak muda
Bisnis jamur merang
Jamur adalah salah satu komoditi pertanian yang menghasilkan banyak uang. Potensi yang belum dimanfaatkan dari jamur ini sangat banyak sehingga jika pasarnya cukup potensial. Jamur kaya akan vitamin, protein dan mineral sehingga sangat disukai oleh mereka yang tidak menyukai daging (vegetarian). Tidak banyak orang tahu bahwa bisnis budidaya jamur dapat menghasilkan keuntungan hingga 5 kali lipat. Jenis jamur yang mudah dibudidaya dan diminati pasar yakni jamur merang dan jamur tiram, beberapa jenis jamur juga diminati oleh perusahaan farmasi.

9. Menjual Daging Ayam Potong Beku

Bisnis daging ayam beku
Banyak dari kalangan ibu rumah tangga yang memilih daging yang sudah diolah dan tidak perlu lagi repot-repot disembelih dan dipotong. Menyediakan daging potong beku merupakan cara yang inovatif untuk menarik pasar. Selain segar daging beku juga lebih tahan simpan dan hemat waktu sehingga lebih cocok dipasarkan di perkotaan yang notabene banyak ibu-ibu yang berprofesi sebagai wanita karir. Untuk menjalankan bisnis ini pergilah langsung ke peternak ayam untuk mendapatkan ayam hidup dengan harga yang lebih murah. Daging ayam bisa kamu olah sendiri dengan variasi ukuran potong dan dikemas dalam bentuk yang rapi untuk disimpan di lemari es. Pemasaran daging ayam beku juga dapat dijual di pasar ritel, hotel hingga restoran.

10. Eksportir Produk Pertanian dari Petani

Eksportir pertanian
Jika kamu adalah anak muda yang memiliki jaringan relasi yang bagus maka menjadi eksportir produk-produk pertanian adalah pilihan yang bijak. Perdagangan ekspor pertanian hampir selalu menjamin keuntungan dan balik atas modal setiap bulannya. Mengekspor bahan-bahan pertanian seperti kopi, sawit, kelapa, cebe, bawang merah dall juga dapat membantu petani menuju kesejahteraan.


11. Penyuplai Bahan Baku Industri Agro atau Makanan

milenials
Meskipun pertumbuhan pabrik industri makanan seperti snack, bumbu dapur dan sambal semakin tinggi, faktanya sangat sedikit perusahaan yang memiliki kebun untuk menyuplai bahan bakunya sendiri. Sebagian besar bahan baku yang digunakan oleh industri makanan berasal dari produk pertanian seperti singkong, kentang, kedelai, cabe merah, bawang merah hingga jamur. Kamu mengambil peluang dari bisnis ini dengan mencari perusahaan makanan tersebut dan memasok bahan baku berdasarkan spesifikasi dan kualitas yang mereka inginkan. Dekati petani-petani setempat dan beri mereka pengarahan dan edukasi sehingga produknya dapat dijual ke produsen hasil pertanian.

12. Menghubungkan Petani dengan Investor

Menghubungkan petani dengan investor 
Saat ini pinjaman bank terhadap petani masih dianggap terlalu rumit dan beresiko, satu-satunya cara bagi petani untuk mendapatkan modal adalah melalui dana investor. Sebagai generasi millenials, kamu bisa memanfaatkan teknologi untuk menarik investor. Salah satu contoh start up pertanian yang menjalankan konsep bisnis ini yaitu iGrow.

13. Menghubungkan Petani dengan Konsumen

Rantai pasar pertanian yang terlalu panjang mengakibatkan harga produk pertanian semakin tinggi sedangkan keuntungan yang diperoleh petani relatifi masih rendah. Mengembangkan bisnis startup yang dapat membantu petani menemukan pasar yang jelas merupakan bisnis yang mulia dan menyejahterakan petani. Konsep bisnis ini disebut sociopreneur yang mengedepankan sosial bisnis untuk membantu pertani. Contoh startup yang bergerak di bidang ini yaitu limakilo dan TaniHub.

 14. Jasa Sewa Alat dan Mesin Pertanian 

Sewa alat dan mesin pertanian

Menjalankan bisnis jasa sewa alat dan mesin pertanian memang membutuhkan modal yang besar, namun hasilnya akan sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Pengambilan keuntungan terhadap bisnis jasa dan sewa alat pertanian dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu sewa langsung dengan uang yang ditukar setiap satuan jam atau sistem bagi hasil dalam satuan hektar.

15. Praktisi, Penyuluh dan Konsultan Pertanian Swasta

Konsultan pertanian
Pernah mendengar profesi ini? nyatanya profesi ini cukup menjanjikan bagi seorang praktisi berpengalaman ataupun seorang sarjana pertanian. Semakin banyak pengalaman dan prestasi kamu, maka kamu semakin berpeluang menjadi pengusaha tanpa modal. Maksudnya kamu akan menjadi penasehat seorang investor/pengusaha pertanian dan masuk ke dalam sistem usahanya. Jika perusahaan mendapat keuntungan, maka kamu juga akan medapat margin keuntungan dari sistem bagi hasil,

Sekian artikel mengenai Ide Bisnis Menguntungkan di Bidang Pertanian Untuk Millenials, jadi apakah kamu tertarik menjadi pengusaha di bidang pertanian?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "15 Ide Bisnis di Bidang Pertanian Untuk Millenial"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel