Bagaimana dan Kapan Waktu Yang Tepat Memindahkan Bibit Persemaian

Semua orang pasti tahu bahwa semua jenis tanaman berasal dari biji atau benih. Meskipun tanaman juga bisa diperbanyak secara vegetatif, namun untuk skala produksi yang luas serta menekan cost budidaya maka penanaman melalui biji (generatif) adalah pilihan yang terbaik.

Proses persemaian merupakan cara untuk menumbuhkan bibit dari benih untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang seragam. Keuntungan menyemai benih sebelum tanam juga akan meningkatkan vigor tanaman serta mengurangi angka kematian bibit akibat faktor alam sebelum pindah tanam.
Bibit bunga matahari

Namun ada beberapa yang perlu diperhatikan pada saat pemindahan bibit dari persemaian ke lapangan atau lokasi tanam. Memindahkan bibit dari persemaian memiliki aturan yang harus ditunaikan oleh seorang agronomis agar tanaman yang dihasilkan setelah pindah tanam sesuai dengan yang diinginkan. Aturan-aturan itu sudah kami rangkum dalam artikel ini agar dapat dipahami dan diaplikasikan.

Waktu dan Ciri-ciri Bibit Yang Ideal Untuk Di-transplanting atau Pindah Tanam 

Satu pertanyaan yang paling umum bagi pekebun pemula yakni "berapa umur bibit yang ideal untuk dipindah tanam? pertanyaan yang bagus tapi jawaban akan berbeda-beda tergantung jenis tanaman. Untuk sayuran daun seperti jenis sawi-sawian dan kol hanya membutuhkan waktu sekitar 7 hari di persemaian lalu dipindah tanam. Namun untuk sayuran buah seperti cabe dan tomat membutuhkan waktu sekitar 21-30 hari di persemaian baru kemudian dipindah tanam. Pemindahan bibit yang terlalu muda akan berpengaruh pada tingkat kematian bibit, sedangkan apabila terlalu tua akan menyebabkan stagnasi sehingga pertubuhan tanaman terhambat.

Untuk menjawab pertanyaan diatas secara umum, maka sangat penting bagi kita untuk melihat ciri-ciri bibit yang boleh dipindah tanam. Cara terbaik untuk melihat ciri-ciri apakah tanaman siap dipindah tanam yakni dengan melihat jumlah daun sejati. Daun sejati merupakan daun yang muncul setelah daun lembaga dari kotiledon. Bibit yang siap tanam harus memiliki jumlah daun sejati setidaknya 3-4 helai karena sudah dianggap cocok untuk beradaptasi di lingkungan baru.
bibit-sayuran
Bibit sayuran belum muncul daun sejati, belum siap pindah tanam
Selain itu, daun sejati juga berfungsi menghasilkan energi dari proses fotosintesis sehingga apabila sudah dipindah tanam tanaman diharapkan dapat mulai memproses nutrisi dari dalam tanah dengan bantuan cahaya matahari untuk menopang pertumbuhan tanaman. Jadi, pada umumnya pemindahan bibit tidak tergantung pada umur tertentu. Apabila tanaman sudah mencapai jumlah helai daun yang ditentukan maka tanaman harus segera dipindah tanam untuk menghindari keterlambatan panen, bibit yang terlalu tua biasanya akan sulit dipindah tanam dan membutuhkan waktu yang lebih lama serta kehati-hatian karena sistem perakaran sudah banyak dan saling terkait dengan akar bibit lainnya.

Itulah referensi kami mengenai Bagaimana dan Kapan Waktu Yang Tepat Memindahkan Bibit Persemaian, bertani itu tidak cuma bertanam kemudian dipanen. Tapi ensensinya adalah mengetahui proses alam sehingga setiap waktu kita akan terus belajar dan memperbarui ilmu. Ingat, pertanian itu ilmu sains yang artinya dapat berubah sewaktu-waktu seiring perkembangan zaman dan faktor alam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bagaimana dan Kapan Waktu Yang Tepat Memindahkan Bibit Persemaian"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel