Mencegah dan Mengatasi Virus Keriting Daun pada Cabe

Tanaman cabe merupakan sayuran buah yang paling digemari di Indonesia. Tidak perlu heran karena hampir seluruh masakan khas daerah nusantara pasti menambahkan bumbu cabe sebagai penyedap.
Dengan lahan yang luas, menurut data BPS pada tahun 2015 produksi cabe rawit, cabe merah besar dan cabe merah keriting di Indonesia secara berurutan mencapai 0,8 juta ton, 1,07 juta ton dan 1,234 juta ton (Sumber: Laporan Badan Pusat Statistik, 2015).
mencegah kerting daun cabe
cabe sehat

Masalah utama yang paling ditakuti oleh petani petani cabe yakni penyakit keriting daun. Penyebabnya yakni Virus CMV (Cucumber Mozaic virus) yang menyebabkan kerugian dan gagal panen mencapai 95%. Salah satu faktor utama mengapa tanaman cabe mudah terserang virus keriting yakni penaganan di kebun yang tidak tepat.

Mengapa Penyakit Daun Keriting dan Menguning Pada Tanaman Cabe Bisa Terjadi? 

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan, penyebab keriting daun cabe hanya dua. Pertama faktor pemberian pupuk yang tidak tepat dan kedua teknik pengendalian hama vector yang tidak sesuai. Mari kita bahas

Terlalu Banyak Pupuk Urea

Pada tanaman cabe, usahakan untuk mengurangi penggunaan pupuk N terutama golongan Urea. Meskipun awalnya daun cabe nampak subur dan tebal, namun hal tersebut bukan pertanda baik terutama di musim penghujan. Daun yang tebal dan hijau gelap sangat mudah diserang hama terutama dari jenis aphid. Aphid inilah yang menjadi vector atau pembawa virus CMV yang dapat menyebabkan tanaman cabe tumbuh kerdil dengan daun kuning keriting.

Insektisida Salah Sasaran

Pada dasarnya, petani yang masih awam sering menyemprotkan insektisida yang belum diketahui jenisnya. Meskipun ditujukan untuk serangga, belum tentu dapat membunuh hama vektor. Sampai saat ini, salah satu insektisida yang paling ampuh mencegah keriting daun yakni yang berbahan aktif Abamectin (mengendalikan aphids, trhips dan tungau)

Cara Pemberian Pupuk Yang Salah

Selain penggunaan urea yang berlebihan, cara pemberian pupuk untuk tanaman cabe oleh petani juga sering tidak sesuai rekomendasi. Cara pemupukan yang paling tepat untuk memupuk tanaman cabe adalah dengan memberikan dosis rendah terlebih dahulu baru kemudian meningkat sesuai dengan umur tanaman. Jika tidak demikian, daun akan sangat cepat berwarna hijau gelap sehingga sangat mudah bagi tanaman cabe diserang oleh virus CMV.

Terlambat Memusnahkan Tanaman Yang Sudah Terserang

Terlambat mencabut dan memusnahkan tanaman cabe yang sudah terserang virus CMV bisa menjadi masalah yang serius. Cabe yang sudah terserang akan menjadi inang bagi CMV untuk menyerang tanaman sehat lainnya. Apabila hama vektor menghisap tanaman cabe yang terserang kemudian berindah ke tanaman yang sehat disitulah invasi CMV mulai terjadi. Jadi, sangat dianjurkan untuk tidak membiarkan tanaman yang sakit berlama-lama di sekitar kebun anda.

[SARAN] Cara Mencegah dan Mengatasi Daun Keriting dan Menguning Pada Tanaman Cabe

  1. Jika kita ingin memupuk tanaman cabe dengan pupuk kimia, pastikan untuk tidak memberikannya terlalu banyak dan mengakibatkan daun menjadi hijau gelap sehingga mengundang hama pembawa virus datang. Rekomendasi kami arahkan prioritas ke pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos. Selain ramah lingkungan, pupuk organik sudah mengandung unsur hara yang lengkap terutama unsur mikro.
  2. Penggunaan insektisida non kimia sintetis yang bersifat menolak seperti asap cair adalah langkah bagus untuk mengurangi resistensi hama. Gunakan juga perangkap kuning di sekitar kebun untuk menjerat hama dan menanam tanaman refugia sebagai inang predator.
  3. Jika serangan keriting daun berada pada tahap yang serius, dianjurkan untuk menggunakan racun kimia berbahan aktif abamectin pada dosis yang sesuai. Namun harus dicatat hindari atau minimalkan ketergantungan kita dari seringnya penyemprotan dengan bahan kimia karena dapat meningkatkan serangan hama pada pola tanam berikutnya. 

Artikel ini hanya memberikan informasi dan pendapat berdasarkan yang penulis alami sendiri di lapangan. Memang benar harus ada penelitian ilmiah yang dilakukan sehingga dapat dibuktikan dengan data yang valid sebagai referensi. Penyakit keriting pada daun cabe sebenarnya tidak tergantung waktu, pada musim ini terserang bisa saja pada musim tanam berikutnya tidak terserang. Semua tergantung pada faktor alam yang unik dan tidak dapat diprediksi. Namun apapun yang terjadi semua kehendak-Nya. Wallahua'lam

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mencegah dan Mengatasi Virus Keriting Daun pada Cabe"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel